Penyerang muda Brasil, Endrick, dilaporkan mulai mempertimbangkan hengkang dari Real Madrid pada bursa transfer musim dingin. Menurut laporan surat kabar Italia La Gazzetta dello Sport, pemain berusia 19 tahun itu menempatkan AC Milan sebagai tujuan utama jika ia memang memilih pergi dengan status pemain pinjaman. Keputusan itu muncul setelah minimnya menit bermain yang ia dapatkan di bawah pelatih Jose Mourinho.
Menit Bermain Terbatas di Santiago Bernabeu
Endrick hanya mendapatkan 4 menit ketika Real Madrid menang 3-2 atas Elche pada 15 September lalu. Kesempatan yang sangat singkat itu memperbesar kekhawatiran bahwa ia akan kesulitan memperoleh waktu bermain yang cukup sepanjang sisa musim. Laporan media bahkan menyebut Mourinho telah mengeluarkannya dari perhitungan utama untuk lini serang.
Situasi tersebut menjadi perhatian serius bagi Endrick, yang menilai menit bermain berkelanjutan sangat penting untuk perkembangan karier dan peluang mempertahankan tempat di timnas Brasil. Sebagai penyerang muda yang masih dalam proses membangun karier, konsistensi bermain menjadi kunci untuk menjaga ritme pertandingan serta kepercayaan diri di level tertinggi.
Perjalanan Endrick bersama Madrid sebenarnya sempat menunjukkan tanda positif. Ia kembali ke klub setelah menjalani masa peminjaman di Olympique Lyon. Musim lalu, ia mencetak 8 gol dan membuat 8 assist dalam 21 pertandingan bersama klub Prancis itu. Penampilan tersebut membantu memulihkan ketajamannya dan membawanya tampil bersama Brasil di Piala Dunia 2026.
Namun, kepulangannya ke Spanyol ternyata tidak langsung membuka jalan menuju tim utama. Kedatangan Jan Diomande dari Leipzig serta cedera otot yang dialami Endrick ikut memperumit persaingan di lini depan. Kondisi itu membuat posisinya semakin terjepit di tengah stok penyerang Madrid yang sangat melimpah.
Milan Punya Kebutuhan di Lini Serang
Milan bukan satu-satunya klub yang dikaitkan dengan Endrick. Beberapa klub lain seperti Roma, Juventus, Aston Villa, dan Lyon juga disebut turut tertarik. Lyon bahkan terbuka terhadap kemungkinan membawa kembali pemain yang tampil menonjol bersama klub Prancis itu musim lalu, mengingat ia sudah memahami karakter permainan tim tersebut.
Meski demikian, menurut La Gazzetta dello Sport, Endrick telah memberi tahu Milan bahwa klub tersebut menjadi prioritasnya jika ia memilih meninggalkan Madrid sebagai pemain pinjaman. Milan sebelumnya sudah bergerak untuk mendatangkannya pada musim panas lalu dan berharap pendekatan itu berbuah hasil pada bursa transfer berikutnya.
Klub Italia tersebut juga disebut memiliki hubungan kuat dengan Roc Nation, agensi yang mewakili Endrick, serta Gerry Cardinale selaku pemilik Milan. Hubungan itu berpotensi membantu proses pembicaraan, meski belum memastikan transfer akan benar-benar terjadi.
Di sisi lain, Milan membutuhkan tambahan pilihan di lini depan setelah Alexis Saelemaekers mengalami cedera dan diperkirakan absen sekitar empat bulan. Endrick dapat bermain di beberapa posisi serang, termasuk sebagai sayap kanan atau di belakang penyerang utama. Fleksibilitas itu bisa memberi pelatih Milan pilihan berbeda untuk menghadapi paruh kedua musim yang padat.
Persaingan di Madrid Jadi Faktor Penentu
Real Madrid memiliki banyak opsi di lini serang, termasuk Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Jude Bellingham, Jan Diomande, Carlos Espi, Brahim Diaz, dan Rodrygo Goes. Padatnya pilihan tersebut membuat jalan Endrick menuju menit bermain reguler semakin menantang. Persaingan internal yang ketat di klub sekelas Madrid memang sering kali menyulitkan para pemain muda untuk menembus skuad utama.
Endrick masih terikat kontrak dengan Madrid hingga Juni 2030. Karena itu, opsi yang dibicarakan bukan kepindahan permanen, melainkan kemungkinan menjalani pengalaman baru lewat peminjaman pada bursa musim dingin. Skema peminjaman dinilai lebih menguntungkan bagi semua pihak, karena Madrid tetap mempertahankan asetnya sementara Endrick bisa mengumpulkan menit bermain di klub lain.
Jika pindah ke Milan, Endrick berpeluang bertemu kembali dengan Luka Modric. Gelandang veteran itu meninggalkan Madrid setelah kontraknya berakhir pada musim panas 2025, lalu bergabung dengan Rossoneri melalui transfer bebas. Kehadiran Modric bisa membantu Endrick beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan baru di Serie A.
Bagi Endrick, keputusan ini menyangkut lebih dari sekadar klub tujuan. Ia membutuhkan kesempatan bermain untuk menjaga perkembangan dan posisinya bersama timnas Brasil, sedangkan Milan mencari tambahan tenaga setelah kehilangan Saelemaekers akibat cedera. Perkembangan pendekatan Milan dan sikap Real Madrid akan menentukan apakah rencana peminjaman itu benar-benar bergerak pada bursa musim dingin. Jika terwujud, langkah ini berpotensi menjadi titik balik bagi karier Endrick sekaligus solusi jangka pendek bagi lini serang Milan.
