Ronaldo Beri Pesan Haru untuk Messi, Dinyinyiri Netizen

Keputusan Lionel Messi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina memantik gelombang reaksi dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari rival terbesarnya sepanjang sejarah sepak bola modern, Cristiano Ronaldo. Pesan penghormatan yang disampaikan Ronaldo melalui kolom komentar akun Instagram Messi justru menuai respons beragam, karena sebagian warganet meragukan ketulusan pesan tersebut.

Pesan hormat Ronaldo untuk Messi

Pesan tersebut muncul di kolom komentar akun @leomessi tak lama setelah Messi resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina. Tangkapan layar yang dilihat detikINET pada Kamis (8/10/2026) memperlihatkan komentar itu telah mengumpulkan hampir tiga juta tanda suka dan lebih dari 64 ribu balasan, angka yang luar biasa besar untuk sebuah interaksi di media sosial. Besarnya perhatian publik menunjukkan bahwa hubungan antara kedua pemain ini masih menjadi salah satu topik paling menarik dalam dunia olahraga, bahkan ketika salah satunya sedang berada di momen paling personal dalam kariernya.

Ronaldo, yang menulis melalui akun terverifikasi @cristiano, menyampaikan rasa hormatnya atas perjalanan Messi membela negaranya. Komentar itu ditulis dalam bahasa Spanyol dan disertai pesan pelukan yang hangat. Dalam pesannya, ia menyebut bertahun-tahun Messi memperkuat Argentina sebagai sebuah kisah yang akan dikenang selamanya, sekaligus mengungkapkan penghormatan atas segala pencapaian yang telah diraih sang kapten bersama negaranya. Nada pesan itu terasa personal dan penuh respek, sesuatu yang jarang muncul secara terbuka dari seorang pesaing berat di panggung olahraga tertinggi.

Meski demikian, interaksi singkat tersebut tidak sepenuhnya disambut sebagai bentuk penghormatan yang tulus. Sejumlah warganet menuding Ronaldo hanya berpura-pura menghormati Messi dan mengaitkan komentarnya dengan persaingan panjang yang selama bertahun-tahun mewarnai karier keduanya. Ada yang menyebut ucapan itu sekadar basa-basi, ada pula yang menuding waktu pernyataannya berdekatan dengan perayaan pencapaian Messi sehingga dianggap sebagai upaya mengalihkan perhatian. Sebagian warganet lain bahkan mengaitkan komentar tersebut dengan unggahan lama yang menurut mereka pernah disukai Ronaldo karena mengejek Messi. Perlu ditegaskan bahwa seluruh tuduhan itu merupakan pendapat pribadi para pengguna media sosial, bukan fakta yang terbukti dalam bahan sumber.

Rivalitas panjang yang tetap membayangi

Ronaldo dan Messi mendominasi sepak bola dunia selama lebih dari satu dekade, terutama pada masa keduanya membela Real Madrid dan Barcelona. Persaingan mereka berkembang jauh melampaui urusan gol dan trofi. Para penggemar terus memperdebatkan siapa yang layak disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa, atau yang populer dengan sebutan GOAT. Perdebatan itu tidak hanya menghidupkan diskusi di stadion dan ruang olahraga, tetapi juga menjadi fenomena budaya yang merambah media sosial, industri hiburan, hingga percakapan sehari-hari di berbagai belahan dunia.

Dari sisi pencapaian, Messi mengoleksi delapan Ballon d’Or, sementara Ronaldo memiliki lima. Messi juga membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, prestasi yang belum pernah diraih Ronaldo bersama Portugal. Meski begitu, Ronaldo tetap memiliki deretan rekor individu dan pencapaian besar yang sulit disamai, termasuk statusnya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola. Perbandingan angka dan gelar inilah yang kerap menjadi bahan bakar utama perdebatan kedua kubu penggemar, dan tampaknya masih akan bertahan lama setelah keduanya meninggalkan panggung utama.

Bagi banyak pengamat, silang pendapat di kolom komentar tersebut memperlihatkan bagaimana rivalitas olahraga dapat bertahan bahkan ketika salah satu pemain menyampaikan penghormatan. Satu pesan sederhana berubah menjadi ruang debat tentang ketulusan, sejarah persaingan, dan ukuran kehebatan seorang pesepak bola. Fenomena ini juga mencerminkan bagaimana media sosial telah mengubah cara publik menikmati dan memaknai olahraga, di mana setiap unggahan, komentar, bahkan tanda suka bisa menjadi pemicu diskusi besar yang melibatkan jutaan orang dalam hitungan jam.

Messi sendiri menutup perjalanan lebih dari dua dekade bersama Timnas Argentina dengan warisan gelar Copa America 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022 di Qatar. Keputusan mengakhiri karier internasional itu memicu reaksi emosional dari para penggemar di seluruh dunia, sementara pesan Ronaldo menambah babak baru dalam percakapan publik mengenai dua legenda tersebut. Banyak pihak menilai momen ini sebagai penanda berakhirnya sebuah era yang tidak akan terulang, ketika dua nama terbesar dalam sejarah sepak bola modern mengambil jalan masing-masing.

Perhatian kini tertuju pada bagaimana penggemar akan mengenang karier internasional Messi setelah ia meninggalkan seragam Albiceleste. Sementara itu, komentar Ronaldo masih terus menjadi bahan perdebatan di antara pendukung kedua pemain. Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, satu hal yang sulit dibantah adalah bahwa jejak keduanya telah mengubah cara dunia memandang sepak bola, sekaligus meninggalkan warisan yang akan dibicarakan oleh generasi berikutnya.

Penulis