JAKARTA – Bek muda Manchester United, Leny Yoro, akhirnya mencatatkan debut bersama Timnas Senior Prancis pada 5 Oktober 2026. Penampilan pertamanya itu langsung menjadi sorotan, terlebih setelah sebelumnya ia sempat tidak masuk dalam daftar pemanggilan pelatih baru Prancis, Zinedine Zidane.
Pemain berusia 20 tahun tersebut dipercaya tampil sebagai starter dalam kemenangan meyakinkan Prancis 4-1 atas Belgia pada ajang UEFA Nations League A. Yoro, yang dibeli Manchester United dengan banderol sekitar €62 juta pada 2024, kini kembali menjadi perbincangan hangat di bursa transfer menyusul minimnya menit bermain yang ia dapatkan di level klub.
Profil Leny Yoro: Bek Tengah Modern Bernilai Selangit
Leny Jean-Luc Yoro lahir pada 13 November 2005 di Saint-Maurice, Prancis, dan kini berusia 20 tahun. Dengan postur setinggi 190 cm, ia dikenal sebagai bek tengah modern berkaki kanan yang tangguh dalam duel udara serta memiliki kemampuan membaca permainan yang terbilang matang untuk usianya. Berkat ketenangannya saat membawa bola dari lini belakang, Yoro sering disebut-sebut sebagai penerus Raphael Varane dan mendapat julukan “Kylian Mbappé di lini pertahanan”.
Yoro mengawali karier juniornya di sejumlah klub kecil sebelum bergabung dengan akademi Lille pada 2017. Ia melakukan debut profesional untuk Lille pada Mei 2022 di usia 16 tahun 6 bulan 1 hari, yang menjadikannya pemain termuda dalam sejarah klub tersebut. Pada musim 2023/2024, penampilan impresifnya mengantar Yoro masuk ke dalam Team of The Season Ligue 1, sebelum akhirnya diboyong Manchester United pada 17 Juli 2024.
Nilai transfer €62 juta (€52,2 juta ditambah €8 juta sebagai add-ons) menjadikannya bek termahal di usia 18 tahun pada saat itu. Yoro dikabarkan sempat menolak pinangan Real Madrid demi mendapatkan jaminan menit bermain di Old Trafford. Di Manchester United, ia mengenakan nomor punggung 15 dan terikat kontrak hingga Juni 2029.
Perjalanan di Manchester United dan Cedera Engkel Parah
Sejak bergabung dengan Manchester United, Leny Yoro telah mencatatkan 55 penampilan di Premier League per 6 September 2026, dengan total 70 laga di semua kompetisi. Namun, awal kariernya di Old Trafford sempat terganggu cedera engkel parah yang membuatnya absen cukup lama, yakni dari 28 Juli hingga 30 November 2024.
Pada musim 2025/2026, Yoro tampil dalam 32 pertandingan Premier League dengan rata-rata rating 6,6. Akan tetapi, pada musim 2026/2027 ini situasinya berubah drastis. Ia baru tampil empat kali di semua kompetisi, hanya dua di antaranya sebagai starter, dengan total menit bermain baru mencapai 202 menit. Di Premier League, ia bahkan belum sekalipun menjadi starter dan hanya bermain 22 menit dari dua laga. Manchester United sendiri tengah terseok-seok, berada di peringkat 12 klasemen dengan koleksi 5 poin dari 5 pertandingan. Situasi klub yang dipimpin caretaker Michael Carrick itu kian pelik dengan persaingan ketat di lini belakang, terutama setelah pulihnya Matthijs de Ligt dari cedera.
Debut Manis dan Pujian dari Zinedine Zidane
Kabar debut Leny Yoro bersama Timnas Prancis Senior pada 5 Oktober 2026 sontak menjadi viral. Ia awalnya tidak dipanggil oleh Zinedine Zidane, yang baru menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis. Namun, cedera yang menimpa Konate membuka jalan bagi Yoro untuk menerima panggilan susulan pada 24 September 2026. Yoro sendiri menggambarkan kesempatan itu sebagai “panggilan impian”.
Setelah beberapa kali hanya menjadi cadangan, Yoro akhirnya melakukan debut sebagai starter ketika Prancis menjamu Belgia. Prancis memenangkan laga UEFA Nations League A tersebut dengan skor meyakinkan 4-1. Penampilan Yoro menuai pujian dari Zidane, yang menyebutnya bermain luar biasa dan menjalankan perannya dengan sangat baik. Media Prancis pun turut melayangkan pujian, menyebut penampilannya meyakinkan, luar biasa, dan menilai ia memiliki masa depan yang fantastis. Yoro mengaku sangat bahagia, “Sejujurnya, saya tidak bisa meminta yang lebih baik. Pertandingan kandang melawan Belgia, dengan keluarga saya di sana. Luar biasa.”
Rumor Transfer Panas Menuju Januari 2027
Minimnya menit bermain Leny Yoro di Manchester United memicu spekulasi transfer di tengah musim 2026/2027. Foot Africa melaporkan bahwa Yoro mungkin sedang mempertimbangkan untuk hengkang, dan klub-klub besar Eropa langsung memasang radar. Paris Saint-Germain (PSG) disebut-sebut sebagai peminat kuat dengan minat yang sudah lama terjalin, bahkan muncul rumor bahwa PSG siap melakukan barter pemain senilai €57 juta.
Arsenal juga dilaporkan tertarik, dengan CaughtOffside menyebut Yoro terbuka untuk pergi karena khawatir akan perkembangan kariernya. Meski begitu, Arsenal sudah memiliki sejumlah bek tengah seperti Konsa, Timber, White, Mosquera, dan Salmon, ditambah kembalinya Saliba dari cedera. Chelsea, Barcelona, dan AC Milan pun disebut-sebut memantau situasi Yoro. AC Milan bahkan dikabarkan bekerja sama dengan agen Jorge Mendes untuk mewujudkan kesepakatan transfer pada Januari 2027, terutama setelah Milan gagal mendapatkan Goncalo Inacio dan Tiago Gabriel pada musim panas sebelumnya.
Kekhawatiran akan stagnasi perkembangan Yoro karena terus dibangkucadangkan setelah dibeli dengan harga mahal menjadi sorotan para penggemar dan pengamat sepak bola. Saat ini nilai pasarnya berada di kisaran €50 juta, turun dari harga belinya yang mencapai €62 juta.
Ke depan, situasi Yoro akan menjadi salah satu cerita yang layak dicermati. Di satu sisi, debutnya bersama Timnas Prancis membuktikan bahwa kualitasnya tetap diakui di level tertinggi. Di sisi lain, minimnya kesempatan bermain di Manchester United bisa mengancam konsistensi dan perkembangan kariernya. Jika kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin bek muda berbakat tersebut benar-benar mencari pelabuhan baru pada bursa transfer Januari 2027, demi menjaga ambisi tampil reguler bersama tim utama sekaligus mengamankan tempat di skuad Prancis untuk turnamen-turnamen besar mendatang.
