Manchester City F.C. memuncaki klasemen Liga Inggris per 6 Oktober 2026 dengan catatan sempurna lima kemenangan dari lima pertandingan pembuka musim. Capaian tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat kepergian pelatih Pep Guardiola, Rodri, dan Bernardo Silva pada musim panas lalu. Namun, di bawah asuhan Enzo Maresca, The Citizens justru tampil lebih agresif dan mendominasi papan atas.
Dominasi Awal dan Catatan Sempurna
Klub besutan Maresca tersebut kini mengoleksi 15 poin, unggul tiga poin dari juara bertahan Arsenal yang berada di posisi kedua. Mereka juga memiliki selisih gol +8, yang menjamin posisi puncak bahkan jika Arsenal meraih kemenangan dalam laga berikutnya melawan Leeds. Berdasarkan data klasemen Premier League 2026/27 setelah lima pertandingan, Manchester City berada di posisi pertama dengan rincian lima kali menang, nol seri, dan nol kalah, mencetak 13 gol serta kebobolan 5 gol. Di bawahnya, Arsenal mengantongi 12 poin, Brighton 10 poin, sementara Liverpool berada di posisi keenam dengan 9 poin.
City menjadi satu-satunya tim dengan catatan 100 persen kemenangan, menurut analisis Opta. Meski demikian, TNT Sports memberikan grade “A” untuk City sambil mengingatkan bahwa lima lawan awal mereka berada di peringkat 12, 14, 15, 17, dan 18. Artinya, ujian sesungguhnya belum tiba. Pada pertandingan terakhir yang digelar 20 September, Manchester City mengalahkan tim promosi Sunderland dengan skor 5-3 di Etihad Stadium. Laporan menyebutkan Erling Haaland kembali mencetak hat-trick, menegaskan ketajaman lini depan City yang telah mencetak 13 gol dari lima pertandingan, atau rata-rata 2,6 gol per laga.
Konsistensi tersebut menjadi sinyal penting bahwa transisi pasca-Guardiola berjalan lebih mulus dari perkiraan banyak pengamat. Maresca disebut mampu mempertahankan identitas permainan menyerang City, bahkan menambah intensitas pressing di lini tengah. Dengan formasi 4-3-3 yang ofensif, para pemain baru maupun lama tampak cepat beradaptasi.
Jadwal Neraka: Liverpool dan PSG Menanti
Pekan ini, Manchester City akan menghadapi dua laga krusial yang diprediksi menjadi ujian berat. Pertama, mereka akan bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool pada Minggu, 11 Oktober pukul 22.30 WIB dalam lanjutan Premier League. Selanjutnya, pada Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB, City akan menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Etihad dalam laga fase grup Liga Champions. Dua pertandingan ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana kekuatan skuad Maresca sesungguhnya.
Pertandingan melawan Liverpool di Anfield akan menjadi batu pijakan pertama Maresca menghadapi tim papan atas. Liverpool, yang kini berada di posisi keenam dengan 9 poin (dua menang, tiga seri, nol kalah), memiliki pertahanan solid dengan hanya kebobolan 0,8 gol per pertandingan. Alexander Isak menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool dengan 4 gol, menyumbang 57 persen dari total gol tim. Jika Manchester City berhasil meraih kemenangan di Anfield, selisih poin mereka dengan Liverpool akan melebar menjadi 9 poin.
Namun, suasana di Anfield diperkirakan akan sangat brutal. Reuters melaporkan bahwa Kepolisian Merseyside telah menyiagakan operasi khusus, mengingat sentimen fans Liverpool yang masih meneriakkan “City cheats” sejak dakwaan Premier League pada Februari 2023. Manchester Evening News bahkan menyebutkan bahwa para pemain City sudah menyadari atmosfer rivalitas yang akan terjadi. Probabilitas kemenangan menurut BeSoccer menempatkan Manchester City di angka 48,6 persen, hasil imbang 21,8 persen, dan Liverpool 29,6 persen. Dari data expected goals, City unggul dengan 1,97 berbanding 1,51 untuk Liverpool. Dalam pertemuan terakhir, Manchester City unggul dengan kemenangan 4-0 atas Liverpool di Piala FA pada 4 April 2026, serta kemenangan 2-1 di Premier League pada 8 Februari 2026.
Tantangan Liga Champions dan Proyeksi ke Depan
Setelah laga Premier League, Manchester City akan langsung bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions. Meski data PSG belum sepenuhnya terungkap, pertemuan ini dipastikan akan menjadi big match. City saat ini berada di posisi 8 klasemen Liga Champions setelah matchday pertama dengan 3 poin, berkat kemenangan 2-0. Mereka membutuhkan kemenangan untuk menjaga posisi di delapan besar agar lolos langsung ke babak 16 besar.
Skuad Manchester City musim 2026/27 di bawah asuhan Enzo Maresca diperkuat oleh bintang-bintang seperti Erling Haaland (telah mencetak tiga gol musim ini), Omar Marmoush, Bernardo Silva, Antoine Semenyo, dan Nico Gonzalez. Dengan formasi 4-3-3 yang ofensif, City optimistis menghadapi jadwal padat ini. Rotasi pemain diperkirakan menjadi kunci, mengingat jeda antara laga melawan Liverpool dan PSG hanya sekitar tiga hari.
Bagi para penggemar, pekan ini akan menjadi momen penentu untuk menilai apakah Manchester City benar-benar kandidat kuat juara atau hanya menikmati awal musim yang relatif mudah. Jika mampu melewati Liverpool dan PSG dengan hasil positif, kans City untuk kembali mengangkat trofi Liga Inggris maupun melaju jauh di Liga Champions akan semakin terbuka. Sebaliknya, kekalahan di dua laga tersebut dapat mengguncang kepercayaan diri skuad muda besutan Maresca. Apa pun hasilnya, dua pertandingan ini dipastikan akan menjadi sorotan utama sepak bola dunia pekan ini.
