Timnas Jepang berhasil mengalahkan Selandia Baru dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan final Kirin Cup 2026 yang berlangsung di MUFG Stadium, Tokyo. Kemenangan ini memastikan Samurai Blue mengangkat trofi juara turnamen empat negara tersebut. Gol Jepang dicetak oleh Ayase Ueda pada menit ke-28 dan Ritsu Doan pada menit ke-71, sementara Selandia Baru sempat menyamakan kedudukan melalui Benjamin Old pada menit ke-32.
Jalannya Pertandingan dan Gol Krusial
Jepang mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Pada menit ke-28, striker Feyenoord, Ayase Ueda, membuka keunggulan setelah memanfaatkan kombinasi apik dengan Takefusa Kubo. Tendangan akurat dari dalam kotak penalti sukses menembus jala gawang Selandia Baru, menempatkan Jepang di atas angin. Gol tersebut menjadi bukti ketajaman lini depan Samurai Blue yang terus menjadi andalan dalam beberapa laga terakhir.
Namun, keunggulan Jepang tidak bertahan lama. Empat menit kemudian, tepatnya di menit ke-32, winger Wellington Phoenix, Benjamin Old, berhasil menyamakan kedudukan. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihalau oleh kiper Zion Suzuki, membuat skor menjadi 1-1. Babak pertama berjalan alot dengan Jepang mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen. Selandia Baru, yang dikenal dengan julukan All Whites, bermain disiplin dalam bertahan, terutama dengan blokade kokoh dari Tyler Bindon dan Michael Boxall. Kapten Selandia Baru, Chris Wood, beberapa kali mencoba mengancam gawang Jepang tetapi selalu di-marking ketat oleh Ko Itakura.
Memasuki babak kedua, Jepang meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Hajime Moriyasu melakukan sejumlah perubahan taktik, termasuk memasukkan Ao Tanaka dan Ritsu Doan. Pergantian ini terbukti efektif. Ritsu Doan, winger Freiburg, mencetak gol kemenangan pada menit ke-71 melalui skema serangan balik cepat. Assist cerdas dari Kaishu Sano membawa Jepang unggul 2-1, skor yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Fleksibilitas taktik Moriyasu menjadi pembeda dalam laga ketat ini, ketika ia mampu mengubah ritme serangan lewat pergantian pemain yang tepat sasaran.
Rekor Head-to-Head dan Perjalanan di Kirin Cup
Dalam rekor head-to-head, Jepang mempertahankan dominasinya atas Selandia Baru. Sejak 2017, Jepang belum terkalahkan melawan All Whites. Pertemuan terakhir sebelum laga ini juga berakhir dengan skor 2-1 untuk Jepang, sehingga hasil di MUFG Stadium memperpanjang tren positif tersebut. Ini merupakan kemenangan beruntun bagi Samurai Blue atas Selandia Baru, memperkuat catatan statistik bahwa Jepang secara konsisten mampu mengatasi gaya permainan fisik dan disiplin khas tim asal Oceania itu.
Perjalanan Jepang di Kirin Cup 2026 dimulai dengan hasil imbang 0-0 melawan Ekuador, yang kemudian mereka menangi melalui adu penalti 5-4. Selandia Baru juga mencapai final setelah bermain imbang 1-1 melawan Panama dan memenangkan adu penalti 5-3. Format turnamen yang mempertemukan empat tim ini menjadi ajang uji coba penting bagi kedua negara dalam menyiapkan skuad menjelang agenda internasional berikutnya.
Dampak Kemenangan dan Prospek ke Depan
Bagi Jepang, trofi Kirin Cup menjadi modal positif menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan depan. Pada laga-laga kualifikasi tersebut, mereka akan menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Arab Saudi dan Australia. Kemenangan atas Selandia Baru setidaknya memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain, terutama karena lini serang kembali menunjukkan efektivitasnya melalui kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda. Kiper Zion Suzuki juga mendapat pengalaman berharga menghadapi tekanan tim dengan karakter permainan berbeda.
Sementara itu, Selandia Baru, yang sudah lolos ke Piala Dunia 2026, menunjukkan performa kompetitif melawan tim peringkat 15 dunia. Hasil ini tetap dinilai memuaskan bagi tim asal Oceania tersebut, mengingat mereka mampu menyamakan kedudukan dan memberi perlawanan sengit sebelum akhirnya menyerah. Menghadapi tim sekelas Jepang di kandang lawan menjadi simulasi berharga bagi All Whites dalam mempersiapkan diri tampil di panggung Piala Dunia nanti.
Secara keseluruhan, final Kirin Cup 2026 menegaskan posisi Jepang sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia yang siap bersaing di level global. Bagi kedua tim, laga ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan bagian dari proses panjang menuju Piala Dunia. Jepang kini mengalihkan fokus ke kualifikasi, sementara Selandia Baru melanjutkan persiapan dengan modal pengalaman berharga menghadapi lawan berkualitas tinggi.
