Lisandro Martínez masuk radar Atlético Madrid setelah masa depannya di Manchester United mengarah pada perpisahan pada musim panas mendatang. Bek asal Argentina itu juga dipantau Barcelona, sementara kontraknya di Old Trafford berlaku hingga Juni 2027. Situasi ini membuka peluang bagi klub-klub yang membutuhkan bek tengah berpengalaman tanpa biaya transfer jika Martínez pergi setelah kontraknya habis.
Lisandro Martínez Jadi Opsi Atlético Madrid
Ketertarikan Atlético bukan hal baru. Martínez sudah masuk dalam daftar incaran klub selama beberapa musim, dan profilnya dinilai cocok dengan kebutuhan proyek tim yang masih dibangun. Kualitas bermain serta kemungkinan tersedia tanpa biaya transfer membuat namanya menarik di tengah pasar pemain yang dinilai mahal. Pelatih Atlético dikenal menyukai bek yang agresif dalam duel, mampu membangun serangan dari belakang, dan memiliki mentalitas kompetitif tinggi—karakter yang selama ini melekat pada diri pemain berusia 28 tahun tersebut.
Bek berusia 28 tahun itu disebut sedang menjalani periode terbaik dalam kariernya. Data SofaScore menempatkannya sebagai bek Manchester United dengan rata-rata sapuan terbanyak, yakni 3,3 per pertandingan, serta pemulihan bola terbanyak, 2,7 per pertandingan. Ia juga memenangi 63 persen duel. Angka itu memberi gambaran mengapa Martínez tetap diminati meski klubnya sedang mengalami masa sulit. Nilai pasarnya tercatat 45 juta euro menurut Transfermarkt, dan disebut tidak terpengaruh oleh situasi Manchester United musim ini.
Dampaknya bagi Atlético cukup konkret: klub berpeluang menambah bek tengah dengan pengalaman di level elite tanpa harus membayar biaya transfer jika sang pemain menuntaskan kontraknya. Namun, bila Manchester United memilih menjualnya lebih cepat, Atlético harus bersaing melalui tawaran yang sesuai dengan situasi klub Inggris itu. Menurut laporan AS, baik klub maupun pemain tidak tampak ingin mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak selama satu musim. Manchester United juga mempertimbangkan kemungkinan melepas Martínez mulai Januari, meski keputusan itu akan bergantung pada tawaran yang diterima. Artinya, dinamika bursa transfer Januari bisa menjadi titik krusial yang menentukan arah karier sang pemain.
Mengapa Barcelona Ikut Memantau?
Barcelona mengamati situasi Martínez dari jarak dekat, tetapi belum disebut bergerak dengan langkah yang sama seperti Atlético. Klub melihatnya sebagai pemain yang sudah mapan di level tertinggi dan memiliki pengalaman sebagai juara bersama tim nasional Argentina. Bagi Barcelona, opsi pemain bebas transfer dapat mengurangi beban belanja untuk memperkuat lini belakang, terutama di tengah kondisi keuangan klub yang masih harus dikelola secara hati-hati dalam beberapa musim terakhir.
Persaingan tidak hanya datang dari Spanyol. Inter Milan, AS Roma, dan Como juga disebut mengikuti perkembangan bek tersebut sebagai salah satu pilihan untuk memperkuat pertahanan. Como, yang dilatih Cesc Fàbregas, diperkirakan kehilangan Jacobo Ramón pada musim panas mendatang. Ketertarikan sejumlah klub Eropa ini menunjukkan bahwa reputasi Martínez sebagai bek tengah modern tetap diperhitungkan, terlepas dari fluktuasi performa Manchester United secara keseluruhan sebagai tim.
Perhatian terhadap Martínez di Atlético turut mendapat dukungan terbuka dari rekan senegaranya, Cristian Romero. Dalam wawancara di kanal YouTube milik keluarga Edul, bek itu menyebut nama Martínez saat ditanya pemain yang ingin dibawanya ke klubnya. “Lisandro Martínez. ¿Un jugador que traería a mi club? Lisandro Martínez,” kata Romero. Dukungan tersebut menambah dimensi emosional dalam persaingan, mengingat hubungan baik antar pemain sepak bola Argentina sering memengaruhi pertimbangan dalam karier mereka di level klub.
Situasi kontrak memberi Martínez ruang untuk menentukan langkah berikutnya dalam beberapa bulan ke depan. Mulai Januari, ia dapat bernegosiasi secara resmi dengan klub lain. Sampai saat itu, Atlético, Barcelona, dan para peminat dari Italia akan menunggu perkembangan hubungan sang bek dengan Manchester United. Bagi Martínez sendiri, keputusan ini menjadi momen penting dalam kariernya: bertahan di klub besar yang sedang membenahi diri, atau pindah ke klub dengan peluang meraih trofi lebih besar. Apa pun pilihannya, dinamika bursa transfer mendatang akan menjadi sorotan utama karena melibatkan salah satu bek tengah terbaik yang dimiliki Argentina saat ini.
