Timnas Meksiko akan menjamu Chili dalam laga persahabatan internasional di Los Angeles Memorial Coliseum, California, pada Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 09.30 WIB. Duel ini menjadi momen krusial bagi kedua tim yang tengah terseok-seok, terutama bagi pelatih anyar Meksiko, Rafa Marquez, yang masih memburu kemenangan perdananya bersama El Tri.
Kondisi Terkini: El Tri Belum Menang, La Roja Makin Terpuruk
Meksiko, yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, masih mencari sentuhan terbaiknya di bawah arahan legenda klub Barcelona, Rafa Marquez. Setelah tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 oleh Inggris dengan skor 2-3, El Tri hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Peru dan Kolombia, serta kalah telak 0-3 dari Amerika Serikat pada 4 Oktober 2026. Rentetan hasil buruk ini menjadi tekanan besar bagi Marquez, yang belum sekalipun merasakan kemenangan sejak mengambil alih kursi pelatih.
Kekalahan dari Amerika Serikat tersebut membuat situasi semakin pelik. Timnya harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-67, dan sang juru taktik menyalahkan “kesalahan-kesalahan fatal” atas hasil buruk itu. Sejumlah pemain kunci Meksiko juga harus absen karena cedera, termasuk bek Cesar Montes, winger Hirving ‘Chucky’ Lozano, Julian Quinones, serta striker Raul Jimenez. Bek kiri Mateo Chavez pun diskors akibat kartu merah. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Marquez untuk meracik skuad terbaik dan menjaga keseimbangan antara lini belakang, tengah, dan depan.
Di sisi lain, situasi Chili jauh lebih memprihatinkan. La Roja finis di posisi juru kunci Kualifikasi Piala Dunia CONMEBOL 2026, dengan hanya mengumpulkan 11 poin dari 18 laga, mencetak 9 gol, dan kebobolan 27 kali. Alhasil, Chili gagal lolos ke Piala Dunia dua kali berturut-turut, yakni edisi 2022 dan 2026. Dalam beberapa laga persahabatan terakhir, mereka sempat menang 2-1 atas DR Congo, namun kemudian menelan kekalahan telak 0-1 dari Kanada (dengan dua kartu merah) dan 2-4 dari Amerika Serikat pada 4 Oktober 2026, meski sempat unggul 2-1.
Chili yang dilatih caretaker Nicolas Cordova juga dilanda badai cedera, termasuk playmaker Ipswich Town, Marcelino Nunez, yang dipastikan absen karena alasan pribadi. Dengan skuad eksperimental yang banyak diisi pemain domestik dan MLS, Cordova menghadapi tugas berat untuk membangkitkan moral tim yang tengah terpuruk. Minimnya pengalaman internasional sejumlah pemain muda menambah kerumitan upaya La Roja untuk bangkit di laga ini.
Rekor Pertemuan: Dendam 7-0 Meksiko pada 2016
Meksiko dan Chili memiliki sejarah pertemuan yang cukup dramatis. Dalam tiga laga terakhir, Meksiko unggul dengan dua kemenangan dan satu hasil seri. Namun, publik sepak bola Meksiko masih menyimpan dendam atas kekalahan memalukan 0-7 dari Chili di perempat final Copa America Centenario 2016, yang kebetulan juga berlangsung di California. Laga ikonik tersebut diwarnai empat gol yang dicetak oleh Eduardo Vargas.
Secara statistik, total 22 gol tercipta dalam enam pertemuan terakhir kedua tim, dengan rata-rata 3,67 gol per pertandingan. Angka ini menunjukkan potensi laga yang seru dan kaya gol. Meksiko kebobolan lima kali dalam enam pertemuan terakhir melawan Chili, sementara Chili hanya menang dua kali dari delapan laga terakhir melawan El Tri. Catatan ini menegaskan bahwa meski Meksiko sering mendominasi, Chili tetap lawan yang berbahaya jika diberi ruang.
Prediksi Susunan Pemain dan Analisis Skor
Meksiko diprediksi tampil dengan formasi 4-3-3. Oscar Garcia mengisi pos kiper, dengan Jorge Sanchez, Israel Reyes, Johan Vasquez, dan Jesus Gallardo di lini belakang. Lini tengah dihuni Erik Lira, Obed Vargas, dan Orbelin Pineda, sementara trisula depan terdiri dari Roberto Alvarado, Santiago Gimenez, dan Alexis Vega. Sementara itu, Chili kemungkinan memakai skema 4-2-3-1 dengan Lawrence Vigouroux di bawah mistar, dikawal Felipe Faundez, Ivan Roman, Jonathan Villagra, dan Diego Ulloa. Vicente Pizarro serta Sebastian Berhalter mengisi lini tengah, didukung Dario Osorio, Gonzalo Tapia, dan Alexander Aravena, dengan Ben Brereton Diaz sebagai ujung tombak.
Pertandingan akan digelar di Los Angeles Memorial Coliseum, yang diperkirakan dipenuhi sekitar 70 persen penggemar Meksiko-Amerika. Atmosfer kandang ini menjadi keuntungan besar bagi El Tri, memberikan semangat tambahan untuk meraih kemenangan perdana di era Rafa Marquez. Kebutuhan Marquez akan kemenangan pertama juga akan mendorong Meksiko tampil lebih serius dan menekan sejak awal.
Chili, dengan skuad muda dan pelatih caretaker yang otoritasnya terbatas, menghadapi tantangan besar. Moral tim yang rendah setelah rentetan kekalahan bisa menjadi faktor penentu. Berdasarkan statistik, 67 persen pertandingan kedua tim cenderung berakhir dengan Both Teams to Score (BTTS) Yes, dan 65 persen dengan Over 2.5 goals. Meksiko rata-rata hanya kebobolan 0,2 gol di laga persahabatan, sementara Chili kebobolan 1,5 gol.
Melihat kondisi kedua tim dan faktor kandang, Meksiko diunggulkan untuk meraih kemenangan. Prediksi skor paling realistis adalah Meksiko 2-1 Chili, dengan opsi skor lebih besar seperti 3-1 juga mungkin terjadi. Bursa taruhan menempatkan Meksiko sebagai favorit dengan odds kemenangan 1.53, sementara Chili di angka 6.25 dan hasil imbang di 3.75.
Jadwal dan Cara Menonton
Laga ini dapat disaksikan melalui sejumlah platform, antara lain Univision untuk wilayah Amerika Serikat dan global melalui Fubo dengan uji coba gratis tujuh hari. TUDN menyediakan siaran untuk AS dan Meksiko melalui aplikasi serta situs resminya. Sementara itu, ViX tersedia gratis maupun versi premium melalui Prime Video Channels untuk wilayah Meksiko, Amerika Latin, dan AS. Untuk penonton di Indonesia, pertandingan ini tidak tayang di televisi lokal, sehingga penggemar dapat mengandalkan live score di FotMob, SofaScore, OneFootball, atau melakukan akses melalui VPN ke ViX dan Fubo.
Meksiko vs Chili akan menjadi salah satu laga penutup di FIFA Match Window September-Oktober 2026. Terlepas dari hasil akhirnya, pertandingan ini diharapkan menyajikan tontonan menarik yang layak dinantikan, sekaligus menjadi barometer kebangkitan dua tim yang sedang berjuang menemukan identitas terbaiknya menuju kompetisi-kompetisi berikutnya.
