Prediksi Argentina vs Benin: Panggung Perpisahan Messi

Pertandingan uji coba FIFA Matchday antara Argentina dan Benin yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB diprediksi menjadi salah satu laga paling emosional sepanjang tahun. Laga yang digelar di Estadio Mas Monumental, Buenos Aires, ini bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa, melainkan momen bersejarah yang akan menandai perpisahan Lionel Messi dari kancah sepak bola internasional setelah 21 tahun membela La Albiceleste.

Jadwal dan Konteks Laga Spesial

Duel Argentina kontra Benin merupakan bagian dari rangkaian FIFA Friendly Games 2026. Kick-off lokal di Buenos Aires akan berlangsung pada Senin, 6 Oktober 2026 pukul 20.00 waktu setempat, atau sekitar pukul 06.00 WIB keesokan harinya. Jadwal pertandingan ini telah dikonfirmasi oleh SportRadar serta OneFootball. Bagi penggemar di Indonesia, siaran langsung dapat disaksikan melalui platform OneFootball, dengan kemungkinan juga tayang di Vidio, RCTI+, atau FIFA+.

Sebelum menghadapi Benin, Argentina telah menjalani dua laga persahabatan lain pada jeda internasional kali ini. Mereka mengalahkan Bolivia dengan skor meyakinkan 4-0 di Mario Kempes Cordoba pada 30 September, dengan gol-gol yang dicetak oleh Lautaro Martinez, Nico Paz, Cristian Romero, dan Jose Lopez. Selanjutnya, pada 3-4 Oktober, Argentina kembali menundukkan Burkina Faso dengan skor telak 7-0 di Monumental, meski tanpa kehadiran Messi. Pertandingan melawan Benin menjadi penutup rangkaian sekaligus panggung perpisahan bagi sang kapten legendaris.

Seluruh perhatian publik sepak bola dunia akan tertuju pada Messi, yang dikabarkan akan mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah mencapai 207 penampilan bersama Argentina. Momen ini menjadi titik akhir dari perjalanan panjang seorang pemain yang telah menjadi ikon sepak bola modern, sekaligus simbol kebangkitan sepak bola Argentina di kancah global.

Antusiasme Perpisahan Messi

Lionel Messi, yang kini membela Inter Miami, akan genap berusia 38 tahun pada Pertandingan ini. Ia pertama kali membela tim nasional Argentina sejak 2005, memulai debutnya melawan Hungaria. Media internasional seperti OneFootball dan L’Equipe telah menyerukan kepada para penggemar untuk bersiap-siap dengan tisu karena momen ini akan sangat bersejarah dan mengharukan. Hypebeast juga melaporkan bahwa penggemar akan mendapatkan kesempatan terakhir menyaksikan Messi memimpin permainan sebagai pemain internasional aktif sebelum ia memutuskan gantung sepatu dari tim nasional.

Pada laga ini, Messi dijadwalkan akan menerima penghargaan tertinggi dari University of Buenos Aires sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya bagi sepak bola Argentina dan dunia. Pilihan Benin sebagai lawan disebut L’Equipe sempat mengejutkan banyak pihak, namun lawan dari Afrika ini dipilih karena pertimbangan faktor keamanan dan jadwal yang sesuai dengan agenda FIFA Matchday. Keputusan ini juga memberi kesempatan bagi tim-tim yang jarang berhadapan dengan Argentina untuk merasakan atmosfer pertandingan level tinggi.

Momen perpisahan ini menjadi refleksi perjalanan karier Messi yang penuh liku. Setelah bertahun-tahun menuai kritik karena belum mempersembahkan trofi mayor untuk negaranya, Messi akhirnya memecahkan kutukan tersebut dengan membawa Argentina juara Copa America 2021, Piala Finalissima 2022, dan yang paling bersejarah, Piala Dunia 2022 di Qatar. Kesuksesan itu mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.

Head to Head dan Performa Tim

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan perdana antara Argentina dan Benin dalam sejarah sepak bola internasional. Kedua tim belum pernah saling berhadapan sebelumnya di level mana pun, sehingga laga ini menawarkan dinamika yang menarik untuk disaksikan. Argentina datang dengan performa yang sangat impresif, memenangkan empat laga terakhir mereka. Setelah menang 4-0 melawan Bolivia dan 7-0 kontra Burkina Faso tanpa Messi, mereka mencatatkan rekor luar biasa berupa 20 kemenangan beruntun di laga persahabatan.

Sementara itu, Benin yang menempati peringkat ke-90-an FIFA memiliki rekor dua hasil imbang, satu kekalahan, dan satu kemenangan dari empat laga terakhir. Di Kualifikasi Piala Dunia CAF 2026 Grup C, mereka baru saja kalah 0-2 dari Afrika Selatan. Timnas Benin juga dikabarkan membawa banyak pemain muda untuk pertandingan ini, yang tentu saja akan menjadi pengalaman berharga bagi mereka menghadapi juara dunia.

Prediksi Line Up dan Analisis Skor

Prediksi line up Argentina dengan formasi 4-3-3 menempatkan Emiliano Martinez di bawah mistar gawang, dengan kuartet bek Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, dan Nicolas Tagliafico. Di lini tengah, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan Nico Paz dipercaya mengatur permainan. Sementara di lini depan, Lionel Messi sebagai kapten akan didampingi Julian Alvarez dan Jose Manuel Lopez, yang menggantikan Lautaro Martinez yang diragukan tampil akibat cedera.

Adapun Benin diprediksi tampil dengan formasi 4-2-3-1, menurunkan Marcel Djandjinou sebagai penjaga gawang, dengan lini belakang dihuni Youssouf Azongnitode, Cedric Roche, Mohamed Tijani, dan Junior Ourou. Sessi D’Almeida dan Hassane Imourane akan mengisi posisi gelandang bertahan, sementara Jores Aloko, David Olaitan, dan Rachid Ourorou mendukung Steve Tosin di lini serang. Pemain kunci Benin seperti Steve Mounie dan Jodel Dossou tidak akan bermain, memperkuat skuad muda yang dibawa oleh pelatih Gernot Rohr.

Mengingat berbagai faktor di atas, Argentina diprediksi akan meraih kemenangan besar dalam laga ini. Pasar prediksi skor utama adalah Argentina 4-0 Benin, dengan skor alternatif berkisar antara 3-0 hingga 5-0. Peluang Messi mencetak gol sangat tinggi, mungkin melalui penalti atau tendangan bebas, sebagai momen emosional perpisahannya. Argentina juga diperkirakan akan mencatatkan clean sheet pada laga ini.

Alasan kuat di balik prediksi skor besar ini antara lain dukungan penuh sekitar 80.000 suporter di Monumental yang ingin memberikan kado perpisahan untuk Messi. Kondisi fisik pemain Benin yang mungkin mengalami jet lag setelah perjalanan jauh dari Afrika dan skuad muda mereka juga menjadi faktor yang menguntungkan Argentina. Kedalaman skuad Argentina dengan pemain-pemain seperti Alvarez, Nico Paz, dan Jose Lopez yang sedang on fire, terbukti dari tujuh gol tanpa balas melawan Burkina Faso, menunjukkan ketajaman daya serang mereka. Terakhir, seluruh pemain Argentina diyakini akan berusaha keras menciptakan peluang bagi Messi untuk mencetak gol di laga terakhirnya sebagai pemain internasional.

Informasi Tambahan dan Live Streaming

Messi memulai debutnya pada 2005 dan akan mengakhiri karier internasionalnya melawan Benin, sebuah kontras yang jauh berbeda dengan lawan pertamanya, Hungaria. Meskipun Argentina sempat terkena sanksi FIFA yang membatasi kapasitas tribun hingga 50 persen di Cordoba karena keributan pada Piala Dunia 2026, laga di Monumental melawan Benin sudah bisa dihadiri penonton penuh tanpa pembatasan.

Pelatih Lionel Scaloni dikabarkan sengaja menyimpan Messi saat melawan Burkina Faso agar kondisinya tetap bugar sepenuhnya untuk laga perpisahan ini. Strategi itu menunjukkan betapa pentingnya momen ini bagi Messi, tim, dan seluruh penggemar Argentina. Para penggemar dapat menyimak upacara pra-pertandingan perpisahan Messi yang kemungkinan akan dimulai sekitar pukul 05.30 WIB melalui platform live streaming yang tersedia.

Laga Argentina versus Benin bukan sekadar pertandingan uji coba biasa. Ini adalah penutup dari sebuah era, momen di mana salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola dunia mengucapkan selamat tinggal kepada panggung internasional. Bagi jutaan penggemar di seluruh dunia, pertandingan ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan, sekaligus pengingat akan warisan luar biasa yang ditinggalkan Messi bagi sepak bola Argentina dan dunia.

Penulis