FIFA dijadwalkan merilis peringkat dunia terbaru secara resmi pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, pukul 16.00 CET atau sekitar pukul 22.00 WIB. Meski rilis resmi belum turun, perhitungan live ranking dari Football-Ranking.com menunjukkan kabar membanggakan bagi Indonesia, yaitu Timnas Garuda melonjak ke posisi 116 dunia setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Belgia Masih Kokoh di Puncak, Spanyol Menanti Konfirmasi
Berdasarkan live ranking per 7 Oktober 2026, Belgia masih bertahan di puncak dunia dengan total 1.755,04 poin, bertambah 3,04 poin setelah meraih kemenangan. Posisi kedua ditempati Prancis dengan 1.726,15 poin, disusul Brasil di peringkat ketiga dengan 1.715,30 poin. Inggris berada di posisi keempat setelah menjadi runner-up Piala Dunia 2026 dengan koleksi 1.651,09 poin.
Persaingan di jajaran elite juga menghadirkan sejumlah pergeseran menarik. Uruguay berhasil naik satu peringkat ke posisi kelima dengan 1.642,25 poin, menggeser Portugal yang kini berada di urutan keenam. Kroasia naik ke posisi ketujuh, sedangkan Spanyol harus turun satu peringkat ke posisi kedelapan meski memiliki status sebagai Juara Euro 2024 dan juga Juara Piala Dunia 2026. Argentina dan Kolombia melengkapi daftar sepuluh besar dunia.
Sebagai catatan, pada peringkat resmi FIFA per 20 Juli 2026 sebelum Piala Dunia 2026 selesai, Spanyol masih menempati posisi pertama dengan 1.995 poin, diikuti Argentina dan Prancis. Rilis resmi FIFA malam ini diharapkan akan mengonfirmasi bahwa Spanyol tetap berada di puncak setelah menjuarai Piala Dunia, sekaligus memperlihatkan bagaimana sistem poin memengaruhi posisi tim-tim besar di pentas global.
Indonesia Melonjak ke Peringkat 116 Dunia
Timnas Indonesia kini menduduki peringkat ke-116 dunia dengan 1.166,50 poin, naik satu hingga dua tingkat dari posisi sebelumnya di peringkat 118 atau 119 dunia. Peningkatan ini merupakan hasil dari performa gemilang pasukan Garuda di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Selama turnamen, Indonesia berhasil mengumpulkan total +9,45 poin yang menjadi kunci lonjakan tersebut.
Poin krusial didapat dari sejumlah pertandingan penting. Kemenangan 2-0 melawan Singapura menyumbang +4,12 poin, hasil imbang 0-0 melawan Malaysia justru mengurangi 0,66 poin, sementara kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada 1 Oktober menambah +2,66 poin. Tambahan paling berarti datang dari laga final melawan Thailand yang menyumbang 3,35 poin.
Kenaikan ini membuat Indonesia berhasil menggeser Sudan yang kini berada di posisi 118 dengan 1.156,74 poin. Peringkat Indonesia sangat tipis di bawah Kazakhstan (116) yang mengoleksi 1.166,65 poin, hanya terpaut 0,15 poin. Tanzania (115) hanya unggul 0,32 poin dari Indonesia, menunjukkan persaingan yang sangat ketat di sekitar peringkat 110-120 dunia. Selisih yang begitu tipis ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk terus merangkak naik pada rilis-rilis berikutnya.
Kemenangan Dramatis di Final ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand di laga final dengan skor 2-2 yang berlanjut ke adu penalti 4-2 pada 5 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang dipenuhi 78.000 penonton. Gol Indonesia dicetak oleh Dean James melalui tendangan bebas pada menit 84 dan Iklas Sanron di menit 90, membalas gol Thailand. Peeradol sempat membawa Thailand unggul lagi di menit 111, sebelum Elkan Baggott menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 116.
Di babak adu penalti, empat penendang Indonesia, yaitu Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Kiper Emil Audero yang tampil gemilang berhasil menepis dua penalti Thailand dari Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya. Dalam perhitungan poin, FIFA menggunakan hasil imbang 2-2 selama 120 menit, dengan bobot turnamen yang setara dengan laga persahabatan FIFA.
Gelar ini menjadi pencapaian bersejarah karena merupakan titel turnamen senior resmi pertama bagi Timnas Indonesia sejak SEA Games 1991. Di bawah asuhan pelatih John Herdman, yang menggantikan Patrick Kluivert sejak Januari 2026, capaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola Indonesia dan menjadi bukti nyata dari perkembangan kualitas tim nasional yang terus berbenah.
Persaingan Kawasan dan Target Selanjutnya
Thailand, meskipun kalah di final, masih berada di peringkat 93 dunia dengan 1.251,42 poin, bahkan naik satu peringkat menggeser China. Hal ini menunjukkan bahwa koefisien pertandingan dan performa keseluruhan juga sangat memengaruhi posisi sebuah negara dalam ranking FIFA, bukan hanya hasil dari satu turnamen saja.
Dengan selisih poin yang sangat tipis dari tim-tim di atasnya, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk terus merangkak naik. Apabila berhasil memenangkan pertandingan melawan Tanzania atau Kazakhstan dalam ajang FIFA Series pada November 2026, Indonesia berpotensi menembus peringkat 115 dunia, sebuah pencapaian yang akan menjadi yang pertama sejak tahun 2010. Momentum positif ini diharapkan dapat terus dijaga oleh para pemain dan tim pelatih.
Rilis resmi peringkat FIFA dijadwalkan malam ini pukul 22.00 WIB di situs FIFA.com. Bagi para penggemar sepak bola di Indonesia, momen ini menjadi penantian penting untuk melihat secara resmi seberapa jauh kemajuan yang telah dicapai Timnas Garuda, sekaligus menjadi pijakan menuju target-target besar berikutnya di pentas internasional.
