Juventus Comeback Dramatis, Milan Menang 3-0 di Liga Europa

Hasil pertandingan Liga Europa pada matchday kedua, Jumat (16/10/2026) dini hari WIB, menghadirkan kemenangan penting bagi AC Milan dan Juventus. Milan membekuk tuan rumah RB Salzburg dengan skor telak 3-0, sedangkan Juventus meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Celta Vigo berkat gol yang tercipta pada masa injury time. Sementara itu, pemain Mitchel Bakker tidak dimainkan ketika NEC Nijmegen menghadapi Levski Sofia.

Juventus Bangkit di Akhir Laga

Juventus sempat tertinggal lebih dulu di markas Celta Vigo setelah Hugo Alvarez membobol gawang Bianconeri pada menit ke-18. Tertinggal satu gol membuat Juventus harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung lawan. Perlahan tetapi pasti, tim asuhan pelatih Juventus mulai menemukan ritme permainan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.

Gol penyama akhirnya datang setelah jeda, tepatnya melalui Nick Woltemade pada menit ke-59. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan dan memberi energi baru bagi Juventus untuk terus menekan pertahanan Celta Vigo. Kedua tim sempat saling bergantian menyerang, dan laga tampak akan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Namun, Randal Kolo Muani menjadi penentu kemenangan Juventus setelah mencetak gol pada masa injury time. Gol telat tersebut mengubah hasil pertandingan sekaligus memastikan Bianconeri membawa pulang tiga poin penuh dari markas Celta Vigo. Kemenangan ini membawa Juventus ke puncak klasemen sementara grup, menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di kompetisi ini.

Jalannya pertandingan memperlihatkan bagaimana Juventus harus mengejar ketertinggalan terlebih dahulu sebelum akhirnya menemukan ritme permainan dan mencetak gol penyama. Setelah itu, laga tetap terbuka hingga Kolo Muani memanfaatkan kesempatan pada penghujung waktu. Bahan sumber tidak merinci kartu, keputusan VAR, maupun pergantian pemain, sehingga detail tersebut tidak dapat dipastikan. Meski demikian, kemampuan Juventus untuk bangkit di laga tandang menjadi sinyal positif bagi mentalitas skuad menghadapi laga-laga berikutnya.

Milan Bangkit, Bakker Tak Turun

AC Milan mengakhiri laga tandang di markas RB Salzburg dengan kemenangan 3-0. Hasil itu menjadi respons penting setelah Rossoneri kalah pada pertandingan pembuka. Kemenangan perdana ini memberi dorongan besar bagi Milan dalam persaingan kompetisi, sekaligus menjadi sinyal bahwa mereka mampu merespons hasil buruk sebelumnya dengan performa yang lebih baik. Alphadjo Cisse disebut mencuri perhatian lewat kontribusinya, meski bahan sumber tidak merinci pencetak gol maupun menit gol Milan.

Bagi Milan, skor telak di kandang lawan menunjukkan kualitas lini serang mereka ketika berada dalam kondisi ideal. Kemenangan ini juga memperbaiki posisi Rossoneri di klasemen grup setelah kekalahan pada laga pembuka. Kendati demikian, informasi mengenai penguasaan bola, susunan pemain, dan pola taktik yang diterapkan tidak tersedia dalam bahan sumber, sehingga analisis lebih mendalam mengenai jalannya pertandingan belum dapat disampaikan secara rinci.

Di pertandingan lain, Mitchel Bakker tidak dimainkan ketika NEC Nijmegen menghadapi Levski Sofia. Laga itu berakhir imbang 1-1. Bahan sumber menyebut Bakker baru didatangkan NEC, tetapi tidak menjelaskan alasan ia tidak turun atau apakah ia masuk daftar pemain cadangan. Keputusan pelatih untuk tidak menurunkan pemain baru tentu menjadi perhatian tersendiri, mengingat proses adaptasi pemain dengan sistem permainan tim kerap membutuhkan waktu.

Leverkusen Menang Besar, Lyon Lewati Laga Ketat

Bayer Leverkusen mengalahkan tuan rumah Lech Poznan dengan skor 4-0. Patrik Schick mencetak dua gol dalam laga tersebut, sementara Malik Tillman dan Ibrahim Maza masing-masing menyumbang satu gol. Kemenangan besar ini menegaskan kekuatan Leverkusen di kompetisi Eropa dan menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Olympique Lyon harus bekerja lebih keras untuk menundukkan Crystal Palace dengan skor 3-2. Corentin Tolisso, Ernest Nuamah, dan Pavel Sulic mencetak gol bagi Lyon dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, Yeremy Pino dan Daichi Kamada membalas untuk Palace, tetapi dua gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan tim tuan rumah dari kekalahan. Laga yang berjalan ketat ini menunjukkan bahwa persaingan di Liga Europa musim ini berlangsung sengit dan setiap tim memiliki peluang untuk memberi kejutan.

Selain itu, Jagiellonia Bialystok berhasil mengalahkan Ararat Armenia dengan skor 3-1 pada pertandingan lainnya. Hasil-hasil ini membuat perhatian tertuju pada dampak langsung setiap laga terhadap persaingan grup. Juventus membawa pulang posisi puncak sementara, sedangkan Milan mendapat kemenangan yang sangat dibutuhkan setelah tersandung pada laga pembuka. Namun, bahan sumber tidak mencantumkan susunan klasemen lengkap atau poin setiap tim, sehingga perubahan posisi tim lain tidak dapat dipastikan.

Secara keseluruhan, matchday kedua Liga Europa menghadirkan berbagai cerita menarik, mulai dari comeback dramatis Juventus, kebangkitan Milan, hingga kemenangan besar Leverkusen. Kompetisi Liga Europa memang dikenal sebagai ajang yang penuh kejutan, di mana tim-tim dari berbagai liga Eropa berusaha menunjukkan kualitas terbaik mereka. Bagi para penggemar sepak bola, hasil-hasil ini menjadi gambaran bahwa persaingan di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut tidak pernah kehilangan daya tariknya.

Penulis