Jadwal Debut Marselino di Persija Masih Tunggu Pemulihan

JAKARTA — Persija Jakarta masih harus bersabar menantikan penampilan perdana Marselino Ferdinan. Pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong, memperkirakan gelandang berusia 21 tahun itu baru dapat kembali merumput pada akhir November hingga awal Desember 2026, bergantung pada perkembangan rehabilitasi cedera lutut yang tengah dijalaninya di Spanyol. Pernyataan tersebut disampaikan Shin seusai memimpin sesi latihan tim, dan menegaskan bahwa belum ada tanggal pasti yang bisa dikunci oleh manajemen maupun jajaran pelatih.

Jadwal Debut Masih Bergantung pada Kondisi Pemain

Shin menjelaskan bahwa pemulihan Marselino saat ini berjalan serius, tetapi ia sendiri enggan menetapkan tenggat waktu yang terlalu dini. Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, rentang waktu akhir November hingga awal Desember hanya akan berlaku apabila seluruh proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana dan tingkat kebugaran pemain meningkat secara signifikan. Selain faktor medis, terdapat pula aspek mental dan tekad pribadi yang dinilai sama pentingnya dalam menentukan kapan seorang pemain boleh kembali bermain setelah cedera panjang.

“Marselino saat ini sedang menjalani rehabilitasi dengan sungguh-sungguh. Mengenai kapan dia akan kembali, saya sendiri belum bisa memastikan tanggal pastinya. Jika berjalan lancar, mungkin sekitar bulan November atau Desember, antara akhir November hingga awal Desember,” ujar Shin usai latihan Persija. Ia menambahkan bahwa tim tidak akan memaksakan seorang pemain kembali ke lapangan sebelum benar-benar siap, karena risiko cedera ulang jauh lebih besar dibandingkan keuntungan jangka pendek.

Shin juga menekankan bahwa reputasi besar tidak cukup menjadi modal untuk langsung bermain. Menurutnya, level kebugaran harus dibangun terlebih dahulu agar pemain mampu mengikuti intensitas pertandingan profesional. “Itu tergantung pada tekad dan kemauan dari dirinya sendiri. Level kebugarannya harus meningkat terlebih dahulu agar bisa bermain. Dia tidak bisa bermain hanya bermodalkan nama besarnya saja,” lanjut Shin. Pernyataan itu memberi gambaran bahwa tanggal kembali Marselino belum menjadi kepastian medis maupun jadwal penampilan yang resmi. Perkiraan tersebut sifatnya bersyarat: hanya berlaku jika rehabilitasi berjalan lancar dan kondisi fisiknya memenuhi kebutuhan kompetisi.

Rehabilitasi Marselino Berlanjut di Spanyol

Marselino mengalami cedera lutut ketika mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali pada akhir Juli 2026. Cedera itu terjadi saat ia mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2026, sehingga proses pemulihannya menjadi perhatian banyak pihak, termasuk PSSI. Sebagai bentuk tanggung jawab karena cedera dialami saat membela tim nasional, federasi turut memberi perhatian pada proses operasi dan pemulihannya.

Pemain tersebut kemudian menjalani operasi di Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol, pada 12 Agustus 2026. Hingga kini, ia masih berada di Spanyol untuk melanjutkan program rehabilitasi. Menurut Shin, program pemulihan di sana sudah dimulai bahkan sebelum Marselino resmi bergabung dengan Persija. Setelah menerima laporan lengkap dan mempertimbangkan sejumlah aspek, tim memutuskan agar program tersebut tetap diteruskan di tempat yang sama. “Bahkan sebelum menandatangani kontrak, dia sudah menjalani program pemulihan di dalam sistem yang bagus di sana. Setelah kami menerima laporan dan mempertimbangkannya, kami memutuskan memang lebih baik dia melakukannya di sana,” jelas Shin.

Keputusan melanjutkan rehabilitasi di Spanyol berarti Persija belum bisa menyertakan Marselino dalam persiapan maupun pertandingan sampai kondisinya benar-benar siap. Bagi tim, menunggu pemulihan penuh dinilai lebih penting daripada mengejar tanggal debut. Sementara bagi sang pemain, tingkat kebugaran akan menjadi penentu utama kapan ia dapat kembali bersaing, baik di level klub maupun saat kembali memperkuat tim nasional. Pendekatan semacam ini juga sejalan dengan praktik umum di sepak bola modern, di mana pemulihan cedera lutut membutuhkan waktu bertahap, mulai dari penguatan otot, latihan beban, hingga latihan kontak penuh sebelum pemain dilepas ke pertandingan resmi.

Peluang Tampil pada Putaran Pertama Masih Terbuka

Jika pemulihan berjalan sesuai rencana, Marselino masih berpeluang tampil untuk Persija pada putaran pertama Super League musim 2026/2027. Namun, bila prosesnya memakan waktu lebih lama, debutnya dapat bergeser ke putaran kedua yang dijadwalkan mulai Februari 2027. Rentang waktu yang disampaikan Shin karena itu bukan jadwal debut yang sudah dikunci, melainkan perkiraan terbaik berdasarkan informasi yang tersedia saat ini.

Bagi Persija, kehadiran Marselino tentu menjadi tambahan kualitas yang signifikan di lini tengah, mengingat pengalaman dan kemampuannya bersama tim nasional. Namun, manajemen dan jajaran pelatih tampaknya memilih bersikap hati-hati demi menjaga karier jangka panjang pemain. Persija masih akan terus memantau perkembangan rehabilitasi serta peningkatan kebugaran Marselino, dengan batas perkiraan yang disebut pelatih yakni awal Desember 2026. Sampai saat itu tiba, kesabaran dan komunikasi yang baik antara klub, pemain, dan tim medis akan menjadi kunci agar proses pemulihan berjalan optimal tanpa tekanan berlebihan dari luar.

Penulis