Elkan Baggott kembali tidak mendapat menit bermain ketika Millwall ditahan imbang Lincoln 2-2 di The Den, Sabtu (17/10/2026). Bek Timnas Indonesia itu hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan, sementara dua rekannya di skuad Garuda, Calvin Verdonk dan Nathan Tjoe-A-On, mendapat kesempatan tampil bersama klub masing-masing di Eropa.
Baggott Masih Menunggu Kesempatan di Millwall
Pelatih Millwall, Alex Neil, sama sekali tidak menurunkan Baggott dalam laga tersebut meski The Lions sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit dan menyamakan kedudukan pada babak kedua. Hasil imbang itu memperpanjang masa Baggott tanpa penampilan bersama klub setelah ia kembali dari tugas internasional bersama Timnas Indonesia. Situasi ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi seorang pemain yang tengah berusaha membangun karier di sepak bola Inggris.
Sebelumnya, Baggott juga tidak masuk dalam skuad ketika Millwall menghadapi Preston North End. Ia kemudian duduk di bangku cadangan saat The Lions bersua Swansea City pada pertengahan pekan, sebelum kembali tidak dimainkan ketika timnya menjamu Lincoln. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa posisi bek berusia 23 tahun itu belum menjadi pilihan utama dalam rotasi skuad asuhan Alex Neil, meski ia selalu tersedia dan mengikuti persiapan bersama tim.
Ironisnya, situasi di level klub sangat kontras dengan perannya bersama Timnas Indonesia. Bahan sumber menyebut Baggott menjadi bagian penting skuad asuhan John Herdman yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Ia bahkan turut mencetak gol pada laga final serta menjalankan tugas dalam adu penalti melawan Thailand. Kontribusi besar di level tim nasional itu nyatanya belum langsung mengubah posisinya di Millwall. Ketika timnya tertinggal dua gol di kandang sendiri, Neil tetap tidak menurunkannya, dan Baggott harus mengakhiri laga tanpa sekalipun menyentuh rumput The Den.
Verdonk Kembali Masuk sebagai Pengganti di Lille
Di Prancis, Calvin Verdonk mendapat menit bermain ketika Lille menjamu Brest dalam laga yang berakhir 1-1. Bek kiri berusia 29 tahun itu memulai pertandingan sebagai pemain cadangan dan masuk menggantikan Romain Perraud. Terdapat perbedaan waktu masuk dalam dua laporan yang tersedia; bahan utama mencatat Verdonk masuk pada menit ke-64, sedangkan CNN Indonesia Sport menyebut menit ke-54, sehingga waktu pergantian tersebut tidak dapat dipastikan secara pasti.
Brest lebih dulu mencetak gol pada menit keenam melalui Mama Balde, menurut laporan CNN Indonesia Sport. Lille kemudian menyamakan skor lewat tendangan penalti Olivier Giroud. Verdonk juga menerima kartu kuning menjelang pertandingan berakhir, detail yang disebut dalam laporan pembanding. Meski hanya tampil sebagai pemain pengganti, kehadirannya di lapangan memberi warna tersendiri bagi lini belakang Lille pada sisa pertandingan.
Data Sofascore dalam bahan utama memberi Verdonk rating 7,0. Ia mencatat satu intersepsi, satu blok tembakan, memenangi satu duel udara, dan membukukan akurasi operan 100 persen. Catatannya pada umpan silang lebih terbatas, yakni satu berhasil dari empat percobaan. Verdonk memang belum menjadi pilihan utama Lille, tetapi ia kembali memperoleh kesempatan bermain setelah sebelumnya menjalani debut Liga Champions pada pertengahan pekan saat menghadapi Arsenal, juga sebagai pemain pengganti Perraud. CNN Indonesia Sport menyebut Verdonk telah tampil lima kali dalam tujuh pekan Ligue 1, dengan empat penampilan dimulai dari bangku cadangan.
Nathan Tjoe-A-On Tetap Dipercaya sebagai Starter
Di Belanda, Nathan Tjoe-A-On kembali tampil sejak awal bersama Willem II. Bek Timnas Indonesia itu tidak pulang dengan hasil positif karena timnya kalah 2-3 dari Sparta Rotterdam. Meski demikian, kepercayaan pelatih untuk menurunkannya sejak menit pertama menjadi indikator bahwa ia masih menjadi bagian penting dalam skema permainan Willem II musim ini.
Ketiga situasi tersebut memperlihatkan jalur menit bermain yang berbeda bagi para pemain Timnas Indonesia di klub Eropa. Baggott masih menanti kepercayaan di Millwall, Verdonk mendapat peran sebagai pelapis yang tetap masuk dalam rotasi Lille, sedangkan Nathan kembali dipercaya sebagai starter Willem II. Perbedaan ini menjadi gambaran nyata bahwa adaptasi dan persaingan di sepak bola Eropa berjalan berbeda-beda bagi setiap pemain.
Bagi tim nasional, kesempatan bermain di klub menjadi bagian penting dari ritme kompetitif para pemain. Menit bermain yang cukup akan membantu menjaga kebugaran, ketajaman, dan kepercayaan diri sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya. Namun, bahan yang tersedia tidak menjelaskan alasan Alex Neil belum menurunkan Baggott atau rencana klub untuk laga berikutnya. Fakta terbarunya tetap jelas: saat Millwall bermain imbang 2-2 melawan Lincoln, Baggott tidak meninggalkan bangku cadangan.
